Dipulihkan Untuk Memulihkan



Kondisi dunia saat ini membutuhkan perhatian semua pihak demi terciptanya damai sejahtera yang sesungguhnya. Dalam hal ini, Tuhan menghendaki setiap umat-Nya wajib untuk menciptakan damai sejahtera tersebut. Cara agar dapat menciptakan damai sejahtera diantaranya dengan memiliki kepekaan terhadap orang lain.
Bacaan saat ini mengingatkan tugas panggilan yang kita emban, supaya damai sejahtera itu benar-benar nyata dalam kehidupan bersama. Dari bacaan tersebut setidaknya ada hal yang perlu kita perhatikan bersama yaitu: (i) Mengupayakan iman yang berkualitas dan bermutu tinggi (ayat 21-22). Yesus lihai berkotbah di tempat ibadah bukan hanya karena Dia adalah Tuhan sendiri, namun karena pengalaman serta latihan-latihan rohani yang Dia lakukan sepanjang masa pelayanan di dunia. (ii) Memiliki kesensitifan terhadap orang-orang lemah (ayat 23-28). Orang-orang yang kehilangan harga diri dan martabat sangat dicintai, diperhatikan dan diprioritaskan oleh Tuhan Yesus. Justru inilah buah dari iman yang berkualitas tinggi serta kepekaan/ kesensitifan terhadap kaum lemah, maka Dia mengupayakan damai sejahtera bagi manusia.
Perenungan inilah yang perlu kita perbuat. Ketika kita mengimani dan mengamini bahwa panggilan hidup kita adalah demi damai sejahtera, maka mengerti perasaan atau orang lain adalah suatu tindakan yang kita perjuangkan. Tuhan memberkati kita semua. (Kyai Kasan)

Template by : Kendhin x-template.blogspot.com